DDR
Monday, 25 September 2017
video presentasi matematika siswa SMP
Saturday, 5 November 2016
PEMBAHASAN SOAL TENTANG SEGITIGA
1.
Diketahui
∆ABC sembarang. Ke arah luar segitiga
dilukis segitiga samasisi ACQ dan
segitiga samasisi BCP. Buktikanlah
bahwa AP = BQ.
Jawab :
Dik : segitiga BCP adalah segitiga
samasisi, akibatnya < BCP = <CBP = <CPB = 600
segitiga ACQ adalah segitiga samasisi
akibatnya < ACQ = < AQC = < CAQ = 600
Perhatikan segitiga BCQ dan segitiga
ACP
Pada segitiga BCQ, < BCQ = <
ACB + < ACQ
< BCQ = x + 600 ( misalkan
< ACB = x )
Friday, 4 November 2016
geometri euclid
1.
Apa yang dimaksud dengan geometri Euclid
Jawab :
Geometri Euclid adalah
pembelajaran geometri tentang bidang datar yang didasarkan pada definisi ,
teorema/aksioma (titik, bidang dan garis) dan asumsi asumsi dari seseorang
matematikawan Yunani bernama euclid.
2.
Apa yang dimaksud pengertian pangkal ?
Aksioma/postulat ?
Jawab :
Wednesday, 2 November 2016
Cara Melukis geometri
Ambillah
sebuah penggaris (tanpa skala, atau dengan tidakmemperhatikan skala panjangnya)
dan sebuah jangka. Lukislah beberapa konstruksi di bawah ini di sebarang kertas
dengan hanya menggunakan jangka dan penggaris, kemudian kemukakan
langkah-langkah (secara urut) bagaimana melukisnya!
a.
Membagi dua sama besar
sembarang sudut AOB.
Langkah-langkahnya
adalah :
·
Buatlah sudut AOB, lukis busur lingkaran
dengan pusat O hingga memotong kaki sudut OA di titik T dan
kaki sudut OB di titik S.
·
Dengan titk S dan T sebagai pusat
lukislah busur lingkaran hingga saling berpotongan dititik R.
·
Hubungkan O dan R ,maka OR adalah garis
yang membagi sudut AOB menjadi dua sudut yang sama besar yaitu < AOR dan < BOR.
KEGIATAN ON 2 MATEMATIKA DI SMPN 6 SUNGAI PENUH
Pada hari Kamis tepatnya tanggal 27 Oktober 2016 sudah dilaksanakan kegiatan ON2 matematika di SMPN 6 Sungai Penuh. Kegiatan diawali dengan menemui kepseknya dulu sebagai temu ramah sekalian memberikan surat tugasnya. Ketika jumpa kepsek eh ternyata kepseknya ramah dan baik dan setelah bercerita sedikit tahunya bapak kepsek ini adalah orang yang pernah berjasa, beliau pernah menolong suami pindah dinas dari Tebo ke kab Kerinci sekarang ini.. ( oalahh...tak diduga duga ya heheh). Setelah bincang bincang dilanjutkan dengan menemui Ibu Elli dikelasnya. Sesampai dikelas dan dizinkan masuk kelas lalu duduk manis deeh sambil lihat-lihat lembar observasi yang sudah disiapkan untuk mengamati jalannya kegiatan.
BATAS AKHIR PENGIRIMAN DATA PMP
Batas Akhir Pengisian dan Pengiriman Data Aplikasi PMP Diperpanjang sampai 20 November 2016
Sunday, 16 October 2016
BAHAN AJAR ALJABAR
B. Materi
Pembelajaran
|
1. Aljabar: Aljabar adalah cabang
dari matematika yang mempelajari penyederhanaan dan
|
pemecahan masalah dengan menggunakan “simbol”. |
Saturday, 15 October 2016
KABAR GEMBIRA BAGI GURU !!! TAHUN 2017, TUNJANGAN PNS NAIK 1 JUTA
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabbarakatuh
Selamat Berakhir Pekan
sinarberita.com - Berita dan
informasi terkini kembali akan kami bagikan kepada seluruh rekan
pengunjung khususnya rekan-rekan yang memangku jabatan sebagai Pegawai
Negeri Sipil (PNS).
HUT SMPN 1 SUNGAI PENUH (SPENSA) TAHUN 2016
FOTO FOTO DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI ULANG TAHUN SMPN 1 SUNGAI PENUH YANG KE 70
Wednesday, 12 October 2016
download modul guru pembelajar online mapel matematika smp
Modul ini berisi tentang 10 kelompok kompetensi yang akan dibahas ketika mengikuti diklat moda daring
download modul guru pembelajar online mapel matematika smp
Modul ini berisi tentang 10 kelompok kompetensi yang akan dibahas ketika mengikuti diklat moda daring baik daring murni maupun daring kombinasi. 10 modul tersebut mulai dari kelompok kompetensi A ( KK-A) yang membahas tentang karakteristik siswa sampai dengan kelompok kompetensi J ( KK-J). Modul ini kami dapat dari salah seorang Instruktur Nasional ( IN ) matematika dari kota Sungai Penuh. Berikut pembahasan modul yang lebih lengkapnya silahkan download dibawah
download modul Kelompok Kompetensi B (KKB)
download modul KKA
download modul KKC
download modul KKD
download modul KKH
download modul KKF
download modul KKG
Untuk modul yang belum tunggu ja ya di sesi selanjutnya...........
download modul Kelompok Kompetensi B (KKB)
download modul KKA
download modul KKC
download modul KKD
download modul KKH
download modul KKF
download modul KKG
Untuk modul yang belum tunggu ja ya di sesi selanjutnya...........
Monday, 10 October 2016
PERSIAPAN AKREDITASI SEKOLAH
Bagi sekolah yang sudah terdaftar untuk melaksanakan akreditasi tentu harus melaksanakan berbagai macam persiapannya sehingga saat akreditasi dilaksanakan tidak akan ada kendala apapun. Bentuk persiapan akreditasi agar sekolah tersebut bisa dikatakan layak mendapat nilai A bisa dilihat pada link disini (silahkan klik)
Proses pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah
POS pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah terdiri dari lima
belas langkah sebagaimana diuraikan berikut ini.
Langkah 1:
Sunday, 9 October 2016
Saturday, 8 October 2016
Tata Tertib Kelas Daring Murni
Sumber :Yeni RosnasariSumber : https://nq99.wordpress.com
Agar kelas kita berjalan lancar, Bapak Ibu semua mohon perhatikan aturan Kelas Daring Murni yg harus Bapak Ibu ikuti ya…(untuk lebbih jelas BACA JUKNIS)
1. Bapak Ibu minimal harus online 2 jam sehari.
2. Setiap sesi Bapak ibu ikuti secara berurutan, jgn loncat-loncat krn ingin lgsung ikut / coba2 evaluasi/tes.
3. 1 sesi lama belajarnya 10jp/ diasumsikan sama dengan 1 minggu. Jadi dari sesi pendahuluan ke penutup kita punya wktu 6 minggu.
4. meskipun Bapak Ibu sudah selesai 1 sesi, tpi waktu blm seminggu diharapkan jgn dlu masuk ke sesi berikutnya. soalnya nnti sistem akan direset ulang oleh admin. Jd rekam data pembelajaran Bapak ibu akan hilang, otomatis nilai keaktifan Bapak ibu akan kembali dari 0. Pahami sja sesi itu, kita bisa membuka beberapa kali sesi tersebut agr lebih paham. sebelum wktu msuk sesi berikutnya.
5. Video call adalah hal yg WAJIB dilakukan (saya kirim juknisnya di email Bapak Ibu, dan Bapak Ibu mohon PELAJARI )
6. Pada sesi 1-4 ada forum, WAJIB diisi dengan cara : Bapak Ibu membuat jawaban 1, dan menanggapi/mereply jawaban kawan 2 baru bisa terceklis
7. Pada tiap akhir sesi 1-4 ad chat hanya untuk membicarakan masalah pembelajaran, berbagi pengalaman, berdiskusi tentang materi terkait.
TUGAS KULIAH TEORI PELUANG
KOMBINASI DAN PERMUTASI
Soal Halaman 13 s/d 17
6. Dua juri dipilih dari 4 calon pada suatu
perlombaan. Dengan menggunakan lambang C1C3,misalnya
untuk menyatakan kejadian sederhana bahwa calon 1 dan 3 terpilih. Tuliskan ke 6
unsur ruang terok T.
Jawab
Misalkan calon juri perlombaan C1, C2,
C3,C4 . 2 Juri terpilih contohnya C1C3
Sehingga didapatkan Unsur ruang terok T = { C1C2,
C1C3, C1C4, C2C3, C3C3, C3C4
}
12. Seorang
pengusaha dari Arab Saudi memutuskan menanam sejumlah besar uang dalam real
estate. Empat daerah Sumatra Utara, Jawa Barat, Bali, Lombok dipertimbangkan
untuk pembuatan hotel, motel dan kondominium semuanya akan terletak di pantai
atau daerah peristirahatan dipegunungan. Dengan menggunakan lambang Smg untuk
menyatakan kejadian sederhana bahwa pengusaha memilih Sumatera Utara sebagai
tempat untuk mendirikan motel di pegunungan. Buatlah diagram pohon yang
menunjukkan ke 24 unsur ruang terok.
Jawab
Misalkan : Sumatera Utara = S Motel = M
Jawa Barat = J Hotel = H
Bali = B Kondominium =
K
Lombok = L Pegunungan = G
Pantai = P
Untuk melanjutkan jawabannya silahkan download dibawah ya..................
18. Yang
manakah dari pasangan kejadian berikut yang saling terpisah ?
a. Suatu Kesebelasan sepak bola yang kemasukan gol pada menit-menit
terakhir dan memenangkan pertandingan
b. Seorang pemain poker yang mendapat kartu semua bewarna sama ( flush )
dan 3 berwarna sama pada 5 kartu yang sama
c. Seorang ibu yang melahirkan seorang bayi perempuan dan sepasang bayi
kembar wanita pada hari yang sama
d.
Seorang pemain catur kalah pada permainan terakhir tapi memenangkan
pertandingan.
Jawab :
Pasangan kejadian yang saling terpisah adalah kejadian
nomor a dan d karena kedua aralain kedua kejadian tersebut memiliki kontek yang
berbeda satu sama lain.
Soal Halaman 27 s/d 31
6. Tiap mahasiswa baru harus mengambil mata kuliah
fisika, kimia, matematika. Bila seorang mahasiswa dapat memilih satu dari 6
kuliah fisika satu
Jawab
SEMUA JAWABANYA ADA JIKA ANDA LAKUKAN KLIK DOWNLOAD JAWABAN (MEDIA FIRE)
TUGAS KULIAH TEORI BILANGAN
FAKTORISASI TUNGGAL
A. Pengertian
Faktorisasi
tunggal merupakan pemfaktoran suatu bilangan bulat positif atas faktor-faktor
prima adalah tunggal.
B. Pembuktian Teorema
Teorema 4.5
Jika
p suatu bilangan prima dan p /ab maka p/a atau p/b
Bukti
:
Karena
p suatu bilangan prima maka untuk sebarang bilangan bulat a berlaku ( a, p ) =
1 atau (a, p) = p. Jika ( a,p ) = 1 dan p/ab maka p/b. Dan jika (a,p) = p maka
p/a. Jadi terbukti bahwa p / a atau p / b.
Teorema
ini dapat diperluas untuk bilangan-bilangan a1, a2, a3,
... an yaitu :
Jika
p suatu bilangan prima dan p / a1 a2 a3 ... an
maka p / ai untuk suatu i = 1,2,3,...,n
Bukti
:
Kita
buktikan dengan induksi matematik pada n yaitu banyaknya faktor.
Untuk
n = 1 yaitu p / a1 jelas
benar
Untuk
n= 2 yaitu p / a1a2 karena p suatu bilangan prima maka
menurut teorema 4.5 p / a1
atau p / a2.
p
/ a1 a2a3...at maka p / ak
untuk 2 < k < t.
Pandang
p / a1 a2 ... an atau bisa ditulis p / ( a1a2a3...an-1
)(an ) maka menurut teorema 4.5 diperoleh p / a1a2....an-1
atau p / an.
Jika
p / an maka teorema terbukti.
Jika
p / a1a2...an-2an-1 maka menurut
teorema 4.5 diperoleh p / a1a2....an-1an-2
atau p / an-1
Jika
p/an-1 maka teorema terbukti.
Jika
proses diatas diteruskan berdasarkan hipotesis yang diambil maka proses
tersebut mesti berakhir, berarti bilangan prima p membagi salah satu dari a1a2a3....an.
Jika
p q1, q2, q3 ..... qn semuanya
bilangan prima dan p / q1q2q3....qn
maka
P
= qk untuk suatu k dengan 1
k
n.
Teorema 4.6
Pemfaktoran
suatu bilangan bulat positif yang lebih
besar dari 1 atas faktor faktor prima adalah tunggal kecuali urutan dari
faktor-faktornya.
Bukti
:
Pada
teorema 4.2 telah dibuktikan setiap bilangan bulat positif yang lebih besar
dari 1 adalah suatu bilangan prima atau bilangan itu dapat dinyatakan sebagai
perkalian dari bilangan-bilangan prima tertentu. Kita buktikan bahwa faktor
prima tersebut tunggal.
Ambil
sebarang bilangan bulat positif n >
Jika
n bilangan prima maka n adalah faktornya sendiri.
Jika
n bilangan komposit dan andaikan pemfaktoran n atas faktor prima adalah tidak
tunggal. Misalkan n = p1p2.......pt dan n = q1q2
.....qr
Dengan
pi dan qj masing masing adalah bilangan prima untuk i =
1,2,3,...t dan j = 1,2,3,...r
Karena
n = p1p2 ....pt maka p1 / n
sehingga p1 / q1q2......qr menurut
perluasan teorema 4.5 p1
= qk untuk k dengan 1
k
r. Dan mengingat q1
q2
q3........
qr maka p1
q1
Karena
n = q1 q2 ..... qr maka q1 / n
sehingga q1 / p1 p2 ..... pt menurut perluasan teorema 4.5 q1 =
pm untuk suatu m dengan 1
m
t
dan mengingat p1
p2
..........pt
maka q1
p1
Karena
p1
q1
dan q1
p1
maka p1 = q1 sehingga dari pemisalan diatas didapat p2p3....pt
= q2 q3....qr.
Jika diteruskan akan diperoleh p2 = q2 sehingga p3
p4.....pt = q3q4.....qr
dst..
Apabila
t = r proses tersebut akan berakhir pada pt = qr ini artinya teorema terbukti.
Apabila
t < r diperoleh 1 = qt+1qt+2.....qr Hal ini
mustahil terjadi karena qt+1qt+2.....qr adalah
bilangan prima maka haruslah t = r sehingga p1 = q1, p2
= q2 ......pt = qr Ini berarti bahwa bilangan
bulat positif n hanya dapat dinyatakan sebagai hasil kali faktor-faktor prima
secara tunggal.
Teorema 4.7 ( Teorema Euclides
)
Banyaknya
bilangan prima adalah tak berhingga
Bukti
:
Pada
pembuktian teorema ini yang perlu diperhatikan adalah pembentukan bilangan
bulat positif N sebagai hasil kali semua bilangan prima ditambah 1. Apakah N
tersebut bilangan prima ?
Misalkan
N1
= 2+1 = 3
N2
= 2.3 + 1 = 7
N3
= 2.3.5 + 1 = 31
N4
= 2.3.5.7 + 1 = 211
Dst...
Akan
ditunjukkan N1, N2, ......N4 masing-masing
adalah bilangan prima. Tentukanlah N5 dan N6 kemudian
tunjukkan bilangan ini bukan bilangan prima. Suatu pertanyaan yang jawabannya
belum diketahui apakah ada tak berhingga k sedemikian sehingga Nk
bilangan prima. Untuk pembuktian lebih lanjut kita lihat teorema 4.8
Teorema 4.8
Dalam
suatu barisan bilangan prima, jika pn menyatakan bilangan prima ke-n
maka
Pn
Bukti
:
Untuk
membuktikan teorema ini digunakan induksi matematik pada n
Untuk
n = 1 diperoleh p1
yaitu p1
2.
Hal ini benar karena bilangan prima pertama adalah 2. Selanjutnya kita
asumsikan benar untuk n = k yaitu pk
harus dibuktikan bahwa teorema benar untuk n =
k + 1 yaitu pk+1
Perhatikan
bahwa :
Pk+1
(
p1p2...pk) + 1
Pk+1
+ 1
Pk+1
(
+
1
Akan
ditunjukkan bahwa 1 + 2 + 22 + 23 +........+2k-1
= 2k – 1 yaitu suatu deret geometri dengan rasio 2 diperoleh pk+1
(
Karena
> 1 untuk setiap bilangan asli k maka
ketidaksamaan itu menjadi
Pk+1
+
Pk+1
Karena
teorema benar untuk n= 1 dan benar untuk n = k sehingga telah ditunjukkan benar
untuk n = k + 1 maka teorema terbukti untuk setiap bilangan asli n.
Memperhatikan
teorema ini maka bilangan prima ke ( n + 1 ) yaitu pn
. Sehingga banyaknya bilangan prima yang
lebih kecil dari
tidak kurang dari ( n + 1 ) buah. Jadi untuk n
1
maka ada paling sedikit n + 1 buah bilangan prima yang lebih kecil dari
.
TUGAS
TEORI BILANGAN
FAKTORISASI
TUNGGAL
Oleh :
KELOMPOK V
1.
DENITA DIKARINA, S.Pd
2.
YULI FITRIA, S.Pd
3.
YANUARDI, S.Pd
4.
DARFIENDRI, S.Si
5.
DENI FITRI, S.Si
KOSENTRASI
PENDIDIKAN MATEMATIKA
PROGRAM
STUDI TEKNOLOGI PENDIDIKAN
FAKULTAS
PASCASARJANA
UNIVERSITAS
NEGERI PADANG
2012
Subscribe to:
Posts (Atom)




